<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Satelit News &#187; Kecamatan Kelapa Dua</title>
	<atom:link href="/tag/kecamatan-kelapa-dua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.satelitnews.co.id</link>
	<description>Koran pertama dan terbesar di tangerang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jun 2012 14:52:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Rekan Tewas, 5 Pemuda Ngamuk</title>
		<link>http://www.satelitnews.co.id/rekan-tewas-5-pemuda-ngamuk/</link>
		<comments>http://www.satelitnews.co.id/rekan-tewas-5-pemuda-ngamuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 13:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editorial-3</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita photo]]></category>
		<category><![CDATA[KABUPATEN TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[METRO TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[Di Dasana Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kelapa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kelapa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Sejumlah Warung Dirusak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.satelitnews.co.id/?p=1591</guid>
		<description><![CDATA[Di Dasana Indah, Sejumlah Warung Dirusak TANGERANG, SN Perum Dasana Indah Blok RE, Kelurahan  Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang berubah mencekam, Senin (2/4). Sekelompok pemuda mengamuk dengan merusak sejumlah warung. Diduga aksi ini buntut dari tewasnya Johanes Domingustias alias Nyong setelah duel dengan salah seorang pedagang setempat pada Sabtu (31/3) malam lalu. Peristiwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Di Dasana Indah, Sejumlah Warung Dirusak</strong></p>
<p>TANGERANG, SN Perum Dasana Indah Blok RE, Kelurahan  Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang berubah mencekam, Senin (2/4). Sekelompok pemuda mengamuk dengan merusak sejumlah warung. Diduga aksi ini buntut dari tewasnya Johanes Domingustias alias Nyong setelah duel dengan salah seorang pedagang setempat pada Sabtu (31/3) malam lalu.<span id="more-1591"></span><br />
Peristiwa pengrusakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Lima orang pria datang dan tiba-tiba mengamuk tanpa alasan jelas. Mereka kemudian menghancurkan warung lapak jamu, penjual bensin eceran, tambal ban, dan warung mi. Akibat kejadian ini, sontak para pedagang dan pembeli yang saat itu ada di warung berlarian menyelamatkan diri tanpa berani melawan.<br />
Mendengar adanya peristiwa pengrusakan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Kelapa Dua yang memang telah berjaga di lokasi sejak peristiwa duel pada Sabtu lalu itu bergegas ke lokasi. Polisi akhirnya berhasil menangkap lima pelaku pengrusakan.<br />
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga membenarkan peristiwa pengrusakan warung-warung tersebut. “Saat ini para pelaku sudah kami tahan di Mapolresta Tangerang. kelimanya sedang kami BAP,” kata Shinto singkat.<br />
Seperti yang diberitakan, Johananes Dominggus Tias alias Yohanes alias Nyong tewas dalam perkelahian dengan Suprapto alias Heri Tinju di Jalan Raya di Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Sabtu (31/3) malam.<br />
Duel tersebut berawal dari aksi Domingus yang sering melakukan pemalakan terhadap warung-warung yang ada di Perum Dasana Indah. Pada malam kejadian, aksi Domingus mendapat teguran dari Suprapto yang juga merupakan salah seorang pemilik warung.<br />
percekcokan antara keduannya pun tak terelakkan. Merasa masih dendam, lantas Suprapto mendatangi dengan membawa badik untuk menyerang Dominggus yang pada saat kejadian pesta minum-minum bersama teman-temannya. Merasa diserang, Dominggus pun mengambil golok. Dan terjadilah perkelahian antara keduanya.<br />
Dominggus mendapat luka-luka di kepala, dada, dan urat nadi tangan sebelah kiri putus, sehingga dia tewas di tempat. Sedangkan Suprapto luka di perut kiri dan telapak tangan kiri. Dia kini meringkuk di sel Polres Kota Tangerang.<br />
Akibat kejadian tersebut sendiri lokasi kejadian menjadi tegang. Ini karena tersiar kabar kelompok Nyong berasal hendak menyerang. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, 7 unit dengan puluhan personil dari Polsek Kelapa Dua terus berjaga di tempat kejadian. (hendra/deddy)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.satelitnews.co.id/rekan-tewas-5-pemuda-ngamuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Kelapa Dua Berpesta</title>
		<link>http://www.satelitnews.co.id/warga-kelapa-dua-berpesta/</link>
		<comments>http://www.satelitnews.co.id/warga-kelapa-dua-berpesta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2012 11:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editorial-3</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABUPATEN TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[METRO TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bojong Nangka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kelapa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan Dasana Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.satelitnews.co.id/?p=812</guid>
		<description><![CDATA[KELAPA DUA,SN Ribuan warga  tumplek di lapangan Perumahan Dasana Indah, Desa Bojong Nangka. Mereka berkumpul untuk memeriahkan Hari Jadi Kecamatan Kelapa Dua ke lima, yang jatuh pada Selasa (13/3). Semula, warga yang terdiri dari unsur masyarakat, pejabat pemerintahan, pelajar, mahasiswa, ibu-ibu PKK dan unsur lainnya sejak pukul 08.00 Wib, berkumpul di kantor Kecamatan Kelapa Dua. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KELAPA DUA,SN Ribuan warga  tumplek di lapangan Perumahan Dasana Indah, Desa Bojong Nangka. Mereka berkumpul untuk memeriahkan Hari Jadi Kecamatan Kelapa Dua ke lima, yang jatuh pada Selasa (13/3).<span id="more-812"></span><br />
Semula, warga yang terdiri dari unsur masyarakat, pejabat pemerintahan, pelajar, mahasiswa, ibu-ibu PKK dan unsur lainnya sejak pukul 08.00 Wib, berkumpul di kantor Kecamatan Kelapa Dua. Kemudian, mereka mengikuti gerak jalan sejauh puluhan kilometer hingga lapangan Bonang tempat panggung utama berada.<br />
Gerak jalan dipimpin langsung oleh Camat Kelapa Dua, Achmad Hendra. Dalam acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan drum band dari siswa-siswi SD di Kecamatan Kelapa Dua. Organisasi masyarakat pun ikut meramaikan acara dengan membunyikan musik di sepanjang jalan.<br />
Di lapangan, para peserta gerak jalan disambut meriah oleh penampilan DCK Barongsai Gading Serpong. “Saya senang, semua unsur yang ada di kecamatan bisa berpatisipasi dalam merayakan HUT Kecamatan Kelapa dua,” kata Hendra.<br />
Rangkaian HUT ke 5 Kelapa Dua, sudah dilaksanakan sejak beberapa hari lalu dengan berbagai perlombaan, seperti Sepakbola, Bulu Tangkis dan bola Volly. Puncak acara pesta rakyat Kelapa Dua, dilaksanakan hari ini (kemarin-red), mulai dari jalan santai, tabliq akbar. Malamnya akan ada hiburan musik.<br />
“Semuanya untuk masyarakat Kelapa Dua. Alhamdulillah seluruh elemen masyarakat turut serta merayakan pesta rakyat ini. Insya Allah ini akan menjadi agenda kecamatan setiap tahun,” kata Hendra.<br />
Pesta rakyat Kelapa Dua ini, tidak hanya semata-mata berpesta semata, ada juga gelar doa bersama melalui tabliq Akbar serta pemberian santunan kepada 350 anak yatim yang tersebar di wilayah Kecamatan Kelapa Dua.<br />
Pihaknya berharap di usia 5 tahun Kelapa Dua, kualitas pelayanan dan pembangunan menuju masyarakat yang mandiri, modern dan religius bisa tercapai.<br />
Tampak hadir muspida, tokoh masyarakat, agama dan pemuda kelapa dua. Seyogjanya Bupati Ismet Iskandar akan menghadiri tabliq akbar yang dilaksanakan usai sholat Zuhur, namun karena ada sesuatu dan lain hal diwakili oleh Asda I, Slamet Setiawan.(jarkasih)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.satelitnews.co.id/warga-kelapa-dua-berpesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>35 KK 16 Tahun Tanpa Listrik</title>
		<link>http://www.satelitnews.co.id/35-kk-16-tahun-tanpa-listrik/</link>
		<comments>http://www.satelitnews.co.id/35-kk-16-tahun-tanpa-listrik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2012 11:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editorial-3</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABUPATEN TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[METRO TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kelapa Dua]]></category>
		<category><![CDATA[KK]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Kampung Bambu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.satelitnews.co.id/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[KELAPA DUA Kelurahan Bojong Nangka Kecamatan Kelapa Dua, berinisiatif mengirimkan surat kepada PT PLN Persero. Isinya meminta pemasangan listrik secara legal bagi 35 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bambu Rt.01/09 yang belum menikmati penerangan listrik sejak tahun 1994. &#8220;Warga Kampung Bambu membutuhkan penerangan listrik, sama seperti warga lainnya. Kami sudah membuat surat, rencananya hari Jumat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KELAPA DUA Kelurahan Bojong Nangka Kecamatan Kelapa Dua, berinisiatif mengirimkan surat kepada PT PLN Persero. Isinya meminta pemasangan listrik secara legal bagi 35 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bambu Rt.01/09 yang belum menikmati penerangan listrik sejak tahun 1994.<span id="more-629"></span><br />
&#8220;Warga Kampung Bambu membutuhkan penerangan listrik, sama seperti warga lainnya. Kami sudah membuat surat, rencananya hari Jumat (hari ini, red) kami kirimkan ke PT PLN Persero,&#8221; kata Sugani, Lurah Bojong Nangka kepada Satelit News, Kamis (8/3/2012).<br />
Sugani mengaku sejak zaman kepemimpinan Kepala desa sebelumnya sudah pernah diajukan permintaan pemasangan aliran listrik. Namun hingga kini belum ada realisasinya. &#8220;Surat yang kami kirim ini untuk menindak lanjuti permohonan terdahulu. Bahkan perwakilan dari warga juga membantu dengan membuatkan proposal. Mudah-mudahan semua bisa terealisasi,&#8221; kata Lurah yang baru menjabat satu tahun ini.<br />
Surat yang akan disampaikan pihak kelurahan dengan nomor: 671/35-Kel.Bjn, tentang permohonan aliran listrik ke PT PLN Persero ini akan dikawal hingga tuntas. &#8220;Dulu kata staff saya ada pertimbangan jumlah penduduk yang sedikit. Jadi akan memakan biaya besar dalam pemasangannya sehingga sulit teralisasi. Padahal, mereka juga warga Indonesia yang seharusnya bisa menikmati listrik,&#8221; tegasnya.<br />
Hingga kini, sekitar 35 KK di Kampung Bambu, hanya mengandalkan petromax. Mereka juga terpaksa mencari pasokan listrik dari warga kampung yang sudah teraliri sambungan listrik. &#8220;Surat ini juga akan ditembuskan kepada pihak Kecamatan Kelapa Dua,&#8221; Imbuh Sugani.<br />
Belum masuknya jaringan listrik ke Kampung Bambu juga membuat gerah kalangan politisi. Tokoh masyarakat Tangerang yang tinggal di Kecamatan Kelapa Dua, Gus Suyadi mendesak pemerintah dan DPRD Kabupaten Tangerang, membantu warga Kampung Bambu agar rumah-rumahnya teraliri sambungan listrik.<br />
“Pemerintah itu penguasa. Mereka harus bisa menekan PT PLN, agar memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat. Pemerintah dan DPRD jangan tutup mata,” tukas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini, kemarin. (fajar aditya/jarkasih)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.satelitnews.co.id/35-kk-16-tahun-tanpa-listrik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
