2 Bus Angkutan Mudik tak Layak

LEBAK,SNOL– Sebanyak 2 dari 16 unit kendaraan jenis bus angkutan arus mudik dan arus balik lebaran 1436 H, diketahui tidak layak jalan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil uji kelayakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak di Terminal Mandala, Desa Kadu Agung Barat Kecamatan Cibadak.

Dua bus tak layak jalan lantaran kondisinya sangat membahayakan penumpang jika dipaksakan beroperasi dan surat-suratnya juga mati (belum diperbaharui).

“Selain itu, dua bus ini tak layak jalan karena kaca depan pecah, ban gundul, kondisi rem tak stabil dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) nya mati. Kemudian kami rekomendasikan untuk dikembalikan ke para pengusahanya yakni ke PO Rudi. Kita memberikan toleransi selama satu minggu kepada para PO, untuk memperbaiki kendaraan transportasinya tersebut,” kata Kepala Dishub Kabupaten Lebak, Alkadri, Senin (6/7).

Untuk menghindari agar bus tersebut tidak dipaksakan beroperasi, pihaknya menahan buku kelayakan jalan (KIR) dari kedua bus tersebut. “Jika para sopir tetap membandel, akan kita cabut izin trayeknya,” tambahnya, seraya mengakui dua bus yang tak layak jalan tersebut adalah jurusan Rangkasbitung – Kalideres.

Salah seorang pengemudi bus jurusan Rangkasbitung – Kalideres, Ade Rosadi (39 mengaku, pasrah dengan tidak diperbolehkannya kendaraan yang dikemudikannya itu. “Saya kan hanya bekerja. Paling saya nunggu mobil ini dibetulin dulu,” ujarnya.

Sementara, dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung di Terminal Mandala pada saat arus mudik dan arus balik, Dishub Lebak bekerjasama dengan Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, dengan menyediakan 25 bus yang disiagakan di Terminal Mandala. Jumlah kendaraan yang ada saat ini di Terminal Mandala, sekitar 100 unit.

Ketua DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta mengaku, mendukung langkah Dishub Lebak. Ia juga meminta, agar Dishub tidak main mata dengan PO dan para sopir bus. “Keselamatan warga (penumpang,red) harus lebih diutamakan,” tandasnya. (ahmadi/mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.