303 Personil Amankan Jumat Agung

TANGERANG,SNOL—Ribuan umat katolik memadati Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda di Jalan Daan Mogot No 14 Kota Tangerang. Guna mengamankan acara Jumat Agung di gereja tersebut Polres Metro menerjunkan 303 personil kepolisian.

Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Agung Pranoto mengatakan, pihaknya menerjunkan 303 personil untuk mengamankan perayaan paskah. Pengamanan ini berlangsung selama tiga hari sejak Jumat, 3 April 2015 sampai Minggu, 5 April 2015.

            “Hari pertama kita terjunkan 303 personil, hari kedua 141 personil dan hari ketiga 142 personil. Seluruh anggota akan disebar ke beberapa titik perayaan Paskah dan melakukan kordinasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres, Jumat (3/4).

            Kapolres menegaskan, pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang melakukan ibadah. Kepolisian juga tidak melakukan pemeriksaan secara khusus karena secara umum proses ibadah cukup kondusif. “Anggota juga kita siagakan untuk melancarkan arus lalu lintas supaya tidak memperparah kemacetan yang ada,” ujarnya singkat.

            Pantauan Satelit News, didepan Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda kondisi arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang. Pasalnya banyak mobil milik umat yang terparkir dipinggir jalan dan banyaknya umat yang menyebrang. Sementara proses ibadah perayaan Jumat Agung yang bertema “Tiada Syukur Tanpa Peduli” ini dimulai tepat pukul 14.00 wib.

            Salah seorang umat, David Emanuel mengatakan, dia bersama keluarga datang ke gereja untuk beribadat memperingati Yesus dari Nazaret, yang demikian dekat dengan kita, karena ia adalah Allah manusia.

            “Ia disiksa, didera, dihina dan dihukum mati serta takut seperti kita. Namun segala penderitaan itu diterimanya dengan sukarela dan sekalipun maut sudah tampak datang. Itulah sebabnya kita hari ini dengan penuh rasa syukur mengenang kembali peristiwa itu,” kata David.

            Sementara prosesi Jalan Salib di Paroki St Matius Penginjil Bintaro Tangerang Selatan berjalan cukup ramai. Prosesi Jalan Salib dimulai sekira pukul 07.00 wib hingga pukul 09.00 wib. Jalan Salib atau kisah sengsara Tuhan Yesus (Isa Almasih) merupakan sebuah ibadat devosional umat katolik, untuk masuk dalam misteri akhir kehidupan Yesus di dunia.

            “Melalui Jalan Salib, umat Katolik merenungkan kembali sengsara Tuhan Yesus, menyadari betapa besar kasih Allah kepada Umat-Nya hingga ia rela wafat dikayu salib untuk menyelamatkan manusia,”kata Jona, Panitia Tablo Jalan Salib 2015. (uis/aditya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.